Ini adalah sebuah tulisan dari seorang sahabat yang begitu prihatin tentang keadaan sebuah planet, yaitu planet bumi kita dan harapan-harapannya dimasa mendatang. Saya meminta ijinnya untuk posting artikel (dan sedikit di edit font huruf serta susunan katanya) ini. Penyelamatan bumi merupakan sesuatu yang sangat serius dan segera harus di tindaklanjuti. Semoga saudara/i ku semuanya dapat ikut membaca dan syukur-syukur turut serta membantu menyelamatkan diri sendiri dan orang-orang disekitar yang dicintai. Selamat membaca.
Saudaraku terkasih,
Perubahan iklim bukanlah sebuah kejadian abstrak. Hal itu sekarang sedang terjadi, di tempat ini, di tempat kita berpijak dan tidak hanya berpengaruh kepada negara tetangga atau daerah yang yang jauh dari kita, tetapi juga mengenai kita saat ini.
Sepanjang sejarah kita hidup dan mungkin juga moyang kita, belum pernah kita mengalami musim hujan yang hampir sepanjang tahun, belum pernah terdapat berita bencana yang beralih dari satu negara ke negara lain demikian cepat silih berganti. Mungkin sekarang kita masih terhindar dari bencana, atau baru saja terlepas dari bencana, tetapi beberapa saat lagi, besok, kelak, dalam beberapa hari lagi ….
Dalam lima belas juta sejarah kehidupan terakhir juga belum pernah ada penyebaran penyakit mematikan yang begitu banyak, seperti aids, flu burung, sapi gila dan flu babi. Bahkan saat ini, malaria kembali merebak dan cikungungunya menyakitkan tulang dan persendian banyak orang. Harga pangan terus melambung akibat gagal panen, kelaparan mencapai 1 milyar 20 juta orang. Kelangkaan air bersih juga memaksa kita harus beli air minum untuk memenuhi kebutuhan air yang bersih dan sehat.
Para peneliti di Amerika Serikat menyimpulkan bahwa dengan melakukan pola makan vegan (tanpa produk hewani sama sekali) akan jauh lebih efektif dalam menangkal perubahan iklim ketimbang mengendari mobil hibrid.
Peternakan tidak menghasilkan makanan, dan dalam kenyataannya justru menghasilkan kelaparan, peperangan, kematian, perusakan, dan bahkan juga menghancurkan seluruh planet ini, termasuk seluruh kehidupan yang berada di atasnya.
Peternakan dan perikanan membinasakan kita dan planet ini. Mereka membunuh manusia dengan menyebarkan penyakit dan cacat tubuh. Mereka menghancurkan planet dengan menyebarkan gas metana, dinitrogen oksida, “black carbon”, “ground level ozone” dalam jumlah yang sangat besar, yang masing-masing mempuyai kapasitas menyerap panas ratusan hingga ribuan kali lipat dibanding CO2.
Sekarang, kita sedang dalam keadaan sangat mendesak untuk melakukan tindakan penyelamatan. Kita harus bertindak yang lebih ramah lingkungan (berkelanjutan). Kita harus menghentikan terjadinya penjagalan masal atas puluhan milyar hewan tiap tahun, karena hal ini tidak hanya akan menyelamatkan kita dari ancaman bencana akibat perubahan iklim, tetapi juga akan menyiratkan cikal bakal kebaikan manusiawi kita sendiri di hati kita.
Kita mengaku sebagai anak Tuhan. Oleh karena itu, marilah kita bertindak seperti Tuhan: penuh maaf, welas asih, memberikan perlindungan, mengasihi dan baik hati.
Be veg, Go Green,
Do good deeds and be loving.
That’s the loving way to live, that’s the noble way to live.
Selamat Tahun Baru 2011
Lakukan suatu pembaruan pada hidup kita,
Selamatkan para hewan tak berdosa dari mulut kita,
Perbaiki kualitas hidup kita,
Selamatkan Bumi ini….
Dan berdoa kepada Tuhan
Semoga kita masih punya kesempatan memperbaiki….
Mohon ampun atas kekejaman yang sudah kita lakukan selama ini…
Atas tindakan kita yang menghancurkan planet selama ini,
Atas tindakan kita yang tak secara tak sengaja juga menghancurkan berbagai kehidupan di dunia, termasuk segala jenis hewan, dan orang-orang terdekat, orang-orang yang sangat kita kasihi…
Pada tahun baru 2011 ini, mari kita berikrar:
- untuk berhenti mengkonsumsi, menggunakan dan memproduksi produk hewani
- mengajak semua orang di sekiling kita untuk menyelamatkan Bumi
dengan bertindak vegan (tanpa produk hewani) dan ramah lingkungan (Go Green)
Sekali lagi,
Selamat Tahun Baru 2011,
Selamat untuk kita semua, untuk semua hewan, dan
Juga untuk Bumi kita.
Dengan rengkuhan Kasih Tuhan,
Saudaramu